Friday, February 15, 2013

Kemacetan


Karya Tulis
KEMACETAN
Tugas Ilmu Sosial Dasar









DISUSUN OLEH PUTRI JUNINGTYAS
FAKULTAS TEKNIK INDUSTRI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013
DAFTAR ISI




Kata Pengantar                                                   (3)

Bab I
Pendahuluan                                                      (4)

Bab II
Pembahasan                                                       (5-6)

Bab III
Penutup                                                                (7)

Daftar Pusaka                                                 




KATA PENGHANTAR


            Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Swt atas rahmat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah yang berjudul Kemacetan ini membahas mengenai tentang kemacetan yang ada di ibukota yaitu di DKI Jakarta yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Dalam penulisan makalah ini saya banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulisan makalah ini. Saya sadar bahwa dalam makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, Hal itu di karenakan keterbatasan kemampuan dan pengetahuan saya. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca.Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita. Akhir kata, saya memohon maaf apabila dalam penulisan makalah ini terdapat banyak kesalahan.
Jakarta,10 februari 2013


BAB I
PENDAHULUAN

1.    1.  Latar Belakang

Hampir semua jalan di Jakarta mengalami kemacetan yang cukup membuat kita pusing, kesal, dan uring-uringan akibat kemacetan yang terjadi. Sebenarnya sederhana saja, kemacetan itu disebabkan oleh ketidakseimbangan antara pertambahan jumlah kendaraan dan pertambahan jumlah jalan.
Selama ini pertambahan jumlah kendaraan meningkat dengan pesat sementara pertambahan jalan bisa dikatakan tidak ada pertambahan yang signifikan. Selain itu, faktor yang turut berperan dalam kemacetan adalah banyak pengendara yang tidak disiplin dan tidak mematuhi peraturan berlalu lintas serta jumlah penduduk DKI Jakarta yang semakin banyak akibat urbanisasi.


2. Tujuan


Tujuan dari saya menulis karya tulis ini adalah:

1. Menjelaskan arti dari kemacetan dan sebab-sebab terjadinya kemacetan
2. Memberikan pengetahuan tentang solusi bagaimana mengatasi kemacetan

BAB II
PEMBAHASAN
1. 

Pengertian dan sebab-bebab terjadinya kemacetan


Dari pengertiannya Kemacetan adalah, situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan

Berikut adalah beberapa penyebab terjadinya Kemacetan, terutama yang ada di Jakarta

· Kemacetan dapat terjadi karena beberapa alasan:
· Arus yang melewati jalan telah melampaui kapasitas jalan
· Terjadi kecelakaan terjadi gangguan kelancaran karena masyarakat yang menonton kejadian kecelakaan atau karena kendaran yang terlibat kecelakaan belum disingkirkan dari jalur lalu lintas,
· Terjadi banjir sehingga kendaraan memperlambat kendaraan
· Ada perbaikan jalan,
· Bagian jalan tertentu yang longsor,
· Kemacetan lalu lintas yang disebabkan kepanikan seperti kalau terjadi isyarat sirene tsunami.
· Karena adanya pemakai jalan yang tidak tahu aturan lalu lintas, spt : berjalan lambat di lajur kanan dsb.
· Adanya parkir liar dari sebuah kegiatan.
· Pasar tumpah yang secara tidak langsung memakan badan jalan sehingga pada akhirnya membuat sebuah antrian terhadap sejumlah kendaraan yang akan melewati area tersebut.

· Pengaturan lampu lalu lintas yang bersifat kaku yang tidak mengikuti tinggi rendahnya arus lalu lintas

2. Solusi mengatasi kemacetan

Solusi dalam mengatasi kemacetan di Jakarta, antara lain:

a. Jalur three in one lebih diperluas wilayahnya dan tidak menggunakan batas waktu.
b. Jalan-jalan yang dilalui busway yang menyebabkan penyempitan badan jalan harus segera diperlebar.
c. Membangun transportasi massal lain, seperti misalnya subway atau monorel
d. Menerapkan usia kendaraan yang layak beroperasi. Ini juga dapat mengurangi polusi.
e. Meningkatkan tarif pajak kendaraan bermotor, khususnya kendaraan roda empat.
f. Mengadakan pelatihan atau seminar kepada supir-supir angkutan umum tentang keselamatan dan peraturan berlalu lintas.
g. Menegakkan aturan dengan menindak tegas semua pelanggar lalu lintas tanpa kecuali ataupun oknum polisi yang berbuat pungli.
h. Memperbanyak dan terus menerus mengingatkan masyarakat melalui spanduk, brosur, ataupun iklan tentang disiplin berlalu lintas. Baik di media Cetak ataupun media elektronik.

BAB III
PENUTUP

     I.        KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat di ambil adalah kemacetan itu adalah sesuatu hal yang seharusnya sudah dari dulu dibenahi, namun tingkat pembangunan jalan tidak sebanding dengan peningkatan produksi pembuatan kendaraan. Dan lagi kebanyakaan masyarakat di jakarta sudah merasa nyaman dengan kendaraan pribadinya karena transportasi umum kurang mempresentasikan keindahan dan kenyamanan bagi pengguna.

   II.        SARAN
Seharusnya pemerintah setempat membuat peraturan yang ketat untuk pengguna jalan baik transportasi umum dan pengguna kendaraan pribadi. Seperti berjalan kaki apabila tempat yang dituju dekat, dan menggunakan transportasi umum. Lokasi car free day di perluas lagi.

DAFTAR PUSAKA

Google.com


No comments:

Post a Comment